Fantastis! Biaya Pengobatan Kanker Tembus Rp5,9 Triliun

Annastasya Rizqa
Ilustrasi skrining kanker payudara dengan mammografi. (Foto: Ilustrasi AI)

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, kanker bukan lagi penyakit yang tak bisa disembuhkan. Menurutnya, peluang kesembuhan sangat besar apabila kanker terdeteksi sejak dini dan langsung ditangani secara medis.

“Kanker bisa disembuhkan, sama seperti penyakit lainnya. Masyarakat tidak perlu takut untuk memeriksakan diri. Jika diketahui di stadium satu, kesembuhan sangat mungkin terjadi. Apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini, harapan kesembuhan juga semakin tinggi,” ujar Menkes Budi.

Menkes menilai, rasa takut dan penyangkalan masih menjadi penghambat utama masyarakat untuk datang memeriksakan diri. Padahal, kemajuan teknologi medis saat ini telah membuka peluang besar bagi pasien kanker untuk pulih.

Untuk menekan angka kematian sekaligus pembiayaan, pemerintah menggulirkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara. Lewat program Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Kemenkes menargetkan skrining terhadap 40 juta perempuan berusia di atas 30 tahun.

Namun, partisipasi masyarakat masih jauh dari harapan. Dari target tersebut, baru sekitar 4 juta perempuan yang telah menjalani skrining.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menkes Sebut Kanker Bisa Disembuhkan, Asalkan...

57 tahun lalu

66 RSUD bakal Naik Kelas, Menkes: Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil akan Lebih Lengkap

57 tahun lalu

Viral Pasien Cuci Darah Tak Bisa Berobat Pakai BPJS, Menkes Bilang Begini!

57 tahun lalu

Jangan Anggap Sepele! Kelainan Ginjal Anak Bisa Dideteksi sejak dalam Kandungan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal