Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menegaskan, kanker bukan lagi penyakit yang tak bisa disembuhkan. Menurutnya, peluang kesembuhan sangat besar apabila kanker terdeteksi sejak dini dan langsung ditangani secara medis.
“Kanker bisa disembuhkan, sama seperti penyakit lainnya. Masyarakat tidak perlu takut untuk memeriksakan diri. Jika diketahui di stadium satu, kesembuhan sangat mungkin terjadi. Apalagi dengan kecanggihan teknologi saat ini, harapan kesembuhan juga semakin tinggi,” ujar Menkes Budi.
Menkes menilai, rasa takut dan penyangkalan masih menjadi penghambat utama masyarakat untuk datang memeriksakan diri. Padahal, kemajuan teknologi medis saat ini telah membuka peluang besar bagi pasien kanker untuk pulih.
Untuk menekan angka kematian sekaligus pembiayaan, pemerintah menggulirkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara. Lewat program Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Kemenkes menargetkan skrining terhadap 40 juta perempuan berusia di atas 30 tahun.
Namun, partisipasi masyarakat masih jauh dari harapan. Dari target tersebut, baru sekitar 4 juta perempuan yang telah menjalani skrining.