Fantastis! Biaya Pengobatan Kanker Tembus Rp5,9 Triliun

Annastasya Rizqa
Ilustrasi skrining kanker payudara dengan mammografi. (Foto: Ilustrasi AI)

Untuk menekan angka kematian sekaligus pembiayaan, pemerintah menggulirkan Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker Payudara. Lewat program Cek Kesehatan Gratis yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto, Kemenkes menargetkan skrining terhadap 40 juta perempuan berusia di atas 30 tahun.

Namun, partisipasi masyarakat masih jauh dari harapan. Dari target tersebut, baru sekitar 4 juta perempuan yang telah menjalani skrining.

“Dari 4 juta yang diskrining, ditemukan sekitar 1.700 kasus kanker yang membutuhkan pengobatan. Mayoritas kasus ini berpotensi selamat jika ditangani segera. Mari kita dorong seluruh sasaran untuk datang ke Puskesmas, jangan menunggu sakit,” tegas Menkes.

Di kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) Linda Agum Gumelar mengapresiasi langkah pemerintah dalam menyediakan fasilitas skrining hingga ke daerah. Sebagai penyintas kanker, ia menegaskan bahwa deteksi dini menjadi kunci utama kesembuhan.

“Saya mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk datang ke Puskesmas terdekat. Jika kanker payudara ditemukan pada tahap awal dan diobati secara medis, Anda pasti akan sehat kembali. Saya adalah buktinya,” kata Linda.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
19 jam lalu

Menkes Sebut Kanker Bisa Disembuhkan, Asalkan...

Nasional
20 jam lalu

66 RSUD bakal Naik Kelas, Menkes: Pelayanan Kesehatan di Daerah Terpencil akan Lebih Lengkap

Health
22 jam lalu

Viral Pasien Cuci Darah Tak Bisa Berobat Pakai BPJS, Menkes Bilang Begini!

Health
19 jam lalu

Fakta Baru! Penyakit Jantung hingga Kanker Kini Bisa Ditangani di RSUD

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal