"Di sini saya pakai metode gradient domain, kemudian reaction diffusion untuk membangkitkan piksel2 yang kontrasnya rendah, dari Dian Sandi ada watermark," kata dia.
Menurutnya, metode gradient domain dan reaction diffusion digunakan untuk mencari atau mengekstrak data-data dengan kontras rendah.
"Itu ada tulisan 'Gadjah Mada', ini yang belum pernah sebelumnya dan ini kebohongan publik diulang-ulang Roy Suryo padahal dia ga paham," ucapnya.
Dia pun mengkritik Roy Suryo yang selalu menyampaikan kebohongan jika ijazah Jokowi tidak memiliki watermark dan emboss dan disebut ijazah palsu.
"Kan kebohongannya selalu tidak ada terlihat watermark, kalau dilihat kasat mata ya mungkin tidak terlihat, tapi kalau pakai algoritma terekstrak lah tulisan watermark itu. Berikutnya emboss, ini keliatan. Embos terlihat, itu lah metode dalam digital image processing yang kita pakai secara netral tanpa ada bias," tuturnya.