Eks Direktur WHO Ungkap Setiap 2 Menit 1 Ibu Meninggal Dunia saat Melahirkan

Muhammad Sukardi
Ilustrasi ibu hamil. (Foto: Ilustrasi AI)

Prof Tjandra menekankan pentingnya peran tenaga kesehatan profesional, mulai dari bidan hingga dokter spesialis, untuk mendampingi ibu sejak masa kehamilan (antenatal care) hingga proses persalinan. Kehadiran nakes yang kompeten terbukti secara signifikan mampu menurunkan risiko perdarahan hebat dan eklampsia, yang selama ini menjadi pembunuh utama ibu melahirkan.

Selain fasilitas, kesejahteraan para petugas kesehatan di lapangan juga menjadi poin kritis yang disinggungnya. Menurut dia, pemerintah tidak boleh hanya menuntut pelayanan prima tanpa memperhatikan keamanan kerja dan kehidupan ekonomi para nakes yang menjadi garda terdepan keselamatan ibu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa meskipun angka rasio kematian maternal (MMR) global telah mengalami penurunan sebesar 40% dalam periode 2000 hingga 2023, laju penurunan ini masih perlu dipercepat. Tanpa intervensi kebijakan yang radikal, target-target kesehatan global akan sulit tercapai tepat waktu.

Peningkatan kesehatan perempuan, menurut Prof Tjandra, adalah investasi jangka panjang bagi sebuah bangsa. Ibu yang sehat akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas. Sebaliknya, kematian seorang ibu seringkali berdampak pada hancurnya struktur ekonomi dan masa depan anak-anak yang ditinggalkan.

"Upaya peningkatan kesehatan perempuan adalah kegiatan mendasar untuk mencapai pelayanan kesehatan universal (Universal Health Coverage) dan kesetaraan kesehatan yang sesungguhnya," ungkap Prof Tjandra.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Seleb
2 hari lalu

Potret Terbaru Chelsea Islan yang Sebentar Lagi Melahirkan Anak Pertama, Stunning!

Seleb
2 hari lalu

Selamat! Adik Ayu Ting Ting Melahirkan Anak Ketiga Namanya  Arzan Qaysar Fachrizal

Regional
13 hari lalu

Wanita Muda dan Bayinya Ditemukan Tewas di Kamar Kos, Diduga Melahirkan Tanpa Bantuan Medis

Seleb
22 hari lalu

Melahirkan di Usia 44 Tahun, Demi Keselamatan Ibu dan Bayi Annisa Pohan Ditangani Banyak Dokter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal