Eks Direktur WHO Minta Indonesia Serius Cegah Masuknya Virus Nipah dari India!

Muhammad Sukardi
Eks Direktur WHO meminta kepada pemerintah Indonesia serius mencegah masuknya virus Nipah yang saat ini mewabah di India. (Foto: Aldhi Chandra)

JAKARTA, iNews.id - Mantan Direktur Penyakit Menular Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi masuknya virus Nipah dari India. Peringatan ini disampaikan menyusul berkembangnya kasus virus Nipah di India yang kini menunjukkan penularan antarmanusia.

Menurut Prof Tjandra, setidaknya ada lima alasan kuat mengapa Indonesia tidak boleh lengah menghadapi ancaman virus Nipah. Apa saja kelima alasan itu? Simak pembahasan selengkapnya di artikel ini. 

5 Alasan Indonesia Wajib Cegah Masuknya Virus Nipah dari India

1. Virus Nipah Dipantau Ketat WHO

Sejak 2018, kata Prof Tjandra, WHO telah memasukkan penyakit akibat virus Nipah ke dalam daftar prioritas penelitian dan pengembangan global melalui WHO R&D Blueprint. 

"Artinya, virus ini memang dipantau secara serius di tingkat dunia karena potensi bahayanya bagi kesehatan masyarakat," ungkap Prof Tjandra saat dihubungi iNews.id, Senin (26/1/2026).

Mantan Direktur Penyakit Menular Badan Kesehatan Dunia (WHO) Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama. (Foto: Muhammad Sukardi)

2. Virus Nipah Menyebar Antarmanusia

Kasus di India saat ini memperlihatkan adanya penularan antarmanusia. Kondisi ini dinilai sangat penting untuk diperhatikan karena dapat memperbesar risiko penyebaran lintas wilayah dan negara, sekaligus menjadi tantangan besar dalam pengendalian penyakit menular global.

3. Thailand dan Nepal Memperketat Pintu Masuk Internasional

Sejumlah negara sudah mengambil langkah kewaspadaan khusus. Thailand, misalnya, melakukan skrining ketat di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang, terutama bagi pendatang dari Negara Bagian West Bengal, serta memberlakukan kartu kewaspadaan kesehatan Health Beware Card. Nepal juga melakukan skrining di Bandara Internasional Tribhuvan.

Sementara itu, Taiwan pada 16 Januari 2026 memasukkan penyakit akibat virus Nipah ke dalam kategori 5, yakni penyakit langka yang bersifat emerging dan berpotensi menimbulkan risiko besar bagi kesehatan masyarakat.

"Taiwan juga mengeluarkan peringatan perjalanan Level 2 atau 'kuning' bagi warganya yang berencana bepergian ke wilayah Kerala, India," ungkap Prof Tjandra.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Health
8 hari lalu

Virus Nipah Jadi Ancaman Dunia Sekarang, Ahli Beberkan Alasannya!

Health
9 hari lalu

Seberapa Bahaya Dampak Virus Nipah bagi Manusia? Begini Cara Penularannya

Nasional
9 hari lalu

Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!

Nasional
7 hari lalu

Cak Imin Sebut Tanpa JKN Masyarakat Sangat Rentan Terjebak Kemiskinan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal