Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Data WHO: Virus Nipah Hanya Menginfeksi 600 Orang dalam 17 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!

Senin, 26 Januari 2026 - 09:41:00 WIB
Virus Nipah Menyerang Negara Tetangga Indonesia, Wajib Waspada!
Virus Nipah mewabah di India, 5 orang positif dan hampir 100 orang dikarantina. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Virus Nipah mewabah di India. Tercatat lima orang terinfeksi dan 100 orang dikarantina. 

Kejadian ini menjadi perhatian dunia sekarang. Di media sosial, virus Nipah sudah menjadi pembahasan hangat sejumlah pakar kesehatan, itu artinya beberapa negara tetangga wajib waspada. 

Thailand misalnya, Kementerian Kesehatan negara itu telah memberlakukan pemeriksaan ketat penumpang pesawat yang tiba dari India. Langkah ini dilakukan demi mencegah semakin meluasnya penyebaran virus Nipah di Thailand. 

Pemeriksaan dilakukan di Bandara Suvarnabhumi dan Don Mueang, dengan fokus pada pelancong yang tiba dari Bengal Barat, lokasi virus mewabah cukup banyak di India. Aturan ini dilaksanakan dengan cukup baik, menurut laporan The Nation Thailand. 

Tak hanya pengecekkan di pintu masuk, Kemenkes Thailand juga memberlakukan 'Kartu Waspada Kesehatan' untuk pelancong yang tiba dari daerah berisiko. Kartu tersebut menyarankan siapa pun yang mengalami gejala demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit tenggorokan, batuk, kesulitan bernapas, kelelahan berlebih, kebingungan, atau kejang terutama jika kontak dengan kelelawar atau orang yang terinfeksi dalam 21 hari sebelum tiba di Thailand, untuk segera mencari pertolongan medis. 

Sebagai informasi, India melaporkan lima kasus positif virus Nipah di Bengal Barat. Setelah laporan diterima, petugas kesehatan langsung melakukan karantina terhadap hampir 100 orang yang dianggap kontak langsung dengan pasien terinfeksi. 

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), virus Nipah diklasifikasikan sebagai patogen prioritas karena potensi epidemiknya. Tidak ada vaksin atau pengobatan untuk virus Nipah. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut