Selain konsumsi, belanja pemerintah juga tumbuh sebesar 21,81 persen atau sekitar Rp815 triliun. Realisasi ini ditopang berbagai program belanja kementerian dan lembaga, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai dengan Maret 2026 sebanyak Rp51 triliun.
Dari sisi indikator makro, kata dia, kondisi ekonomi dinilai tetap stabil. Inflasi April 2026 tercatat 2,42 persen, masih dalam kisaran target.
Selain itu, indeks keyakinan konsumen berada di level 122,9, sementara neraca dagang mencatat surplus Rp3,32 triliun dan telah berlangsung selama 71 bulan berturut-turut.
Airlangga memaparkan pertumbuhan kredit juga meningkat 9,49 persen secara tahunan, diikuti kenaikan dana pihak ketiga sebesar 13,55 persen.
Kondisi sosial juga disebutnya turut menunjukkan perbaikan. Dalam periode Februari 2025 hingga Februari 2026, jumlah tenaga kerja bertambah 1,89 juta orang menjadi 147,67 juta orang. Tingkat pengangguran terbuka turun dari 4,76 persen menjadi 4,68 persen.