DPRD Bandung Ungkap Akar Masalah Kasus Penjualan Bayi: Kerapuhan Ekonomi Keluarga

Agi Ilman
Polda Jabar saat ekspose 13 tersangka penjualan bayi lintas negara. (Foto: MPI/Agus Warsudi)

“Selama ini Kampung KB baru berjalan di level desa, padahal idealnya diperluas hingga ke tingkat RW. Dukungan anggaran juga harus diperkuat agar program ini benar-benar efektif,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya edukasi kepada generasi muda agar terhindar dari penyimpangan sosial yang bisa mendorong keputusan-keputusan ekstrem.

“Pemberdayaan pemuda melalui karang taruna RW juga harus disinergikan antara pembinaan mental-spiritual dengan gerakan kemandirian ekonomi,” kata Akhiri.

Dia menegaskan pencegahan perdagangan manusia tidak bisa dilakukan satu pihak saja. Pemda, menurutnya, harus berkolaborasi dengan instansi lain seperti kepolisian dan Kementerian Agama.

“Pemda tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada kolaborasi dengan Kantor Kementerian Agama dan kepolisian agar pencegahan bisa menyeluruh dan berkelanjutan,” ucapnya.

Akhiri juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari Ketua Pengadilan Agama, angka perceraian di Kabupaten Bandung juga menunjukkan tren meningkat. Sebagian besar disebabkan oleh persoalan ekonomi.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
12 bulan lalu

Pengakuan Tersangka Kasus Perdagangan Bayi: Saya Benci Orang Tua Korban

12 bulan lalu

Menteri Imipas Siap Sanksi Tegas jika Petugas Imigrasi Terlibat Penjualan Bayi

12 bulan lalu

Polisi Masih Buru 3 Dalang Penjualan 25 Bayi ke Singapura

12 bulan lalu

Ini Tampang dan Identitas 13 Tersangka Penjualan Bayi di Jabar, 3 Orang Buron

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal