DPR Tegaskan Pelemahan Rupiah Belum Seperti Krisis 1998, Fundamental Ekonomi Masih Kuat

Felldy Aslya Utama
Anggota Komisi XI DPR dari Fraksi Demokrat, Marwan Cik Asan. (Foto: Istimewa)

“Kebijakan DHE harus konsisten, tidak berubah-ubah, dan memberikan kepastian hukum agar pelaku usaha tetap percaya,” tuturnya.

Menurut Marwan, percepatan penggunaan skema Local Currency Settlement (LCS) dengan negara-negara mitra dagang utama seperti China, Jepang, dan India juga menjadi langkah strategis untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS dalam transaksi perdagangan internasional.

Dia juga menegaskan stabilisasi rupiah tidak bisa hanya dibebankan kepada Bank Indonesia semata. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan harus aktif menjaga stabilitas pasar surat utang negara melalui pengelolaan pembiayaan yang fleksibel dan optimalisasi instrumen stabilisasi pasar.

“Tantangan terbesar Indonesia saat ini bukan hanya tekanan global, tetapi bagaimana menjaga konsistensi kebijakan dan membangun kepercayaan pasar,” ujarnya.

Terkait kebijakan suku bunga, Marwan menilai kenaikan suku bunga memang dapat membantu menahan capital outflow dan menjaga daya tarik aset domestik. Namun kenaikan yang terlalu agresif juga berisiko menekan kredit, investasi, dan konsumsi domestik.

“Karena itu, pendekatan gradual dan data dependent menjadi pilihan paling rasional agar keseimbangan antara stabilitas nilai tukar dan pertumbuhan ekonomi tetap terjaga,” katanya.

Marwan menegaskan stabilisasi jangka pendek memang penting untuk meredam gejolak, tetapi solusi permanen hanya dapat dicapai melalui penguatan fundamental ekonomi, reformasi struktural, disiplin fiskal, serta kepastian kebijakan yang kredibel.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Ikut Jaga Rupiah Lewat Surat Utang, Akui Prosesnya Perlu Waktu

57 tahun lalu

Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Rupiah Lewat Bond Market

57 tahun lalu

BI Tegaskan Fundamental Makro Ekonomi Solid, Optimistis Rupiah Kembali Menguat

57 tahun lalu

Momen Purbaya Rapat Mendadak di Lobi Kemenkeu, Bahas Pelemahan Rupiah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal