Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BI Tegaskan Fundamental Makro Ekonomi Solid, Optimistis Rupiah Kembali Menguat
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Rupiah Lewat Bond Market

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:02:00 WIB
Purbaya Siap Bantu BI Stabilkan Rupiah Lewat Bond Market
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Kamis (7/5/2026). (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan, pemerintah akan mendukung Bank Indonesia (BI) demi menjaga nilai tukar rupiah yang belakangan terperosok ke level Rp17.500 per dolar AS. Upaya yang dimaksud adalah menjaga stabilisasi nilai tukar di pasar surat utang negara.

Upaya pemerintah unuk menstabilkan nilai tukar rupiah dipastikan bukan melalui pasar spot. Intervensi yang dimaksud itu belum diungkap Purbaya kapan akan diterapkan.

"Kami akan jaga Bond Stabilization Fund, membantu bank sentral. Tentunya kami akan berkoordinasi dengan bank sentral juga," kata Purbaya di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, usai seremoni penyerahan denda administratif dan penyelamatan keuangan negara serta penguasaan kembali kawasan hutan, Rabu (13/5/2026).

Purbaya menekankan, intervensi di pasar surat utang negara menjadi yang rasional untuk mengerek nilai tukar rupiah. Dengan kata lain, akan minim risiko dan sumber daya bagi negara. 

"Kami ada masuk ke stabilized bond market, kalau bond market stabil orang itu nggak jual. mereka nggak takut dengan capital loss, yang keluar juga akan berkurang. Itu hitungan saya, apalagi kalau nanti bond-nya menguat, kan ada potensi capital gain, selain itu mereka juga dapat capital gain," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut