JAKARTA, iNews.id - Sejumlah anggota Komisi III DPR RI menyinggung penggunaan Whip Pink saat Rapat Kerja (Raker) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), Selasa (3/2/2026). DPR meminta pemerintah mengkaji gas tawa tersebut untuk menentukan apakah dapat dimasukkan dalam kategori narkotika.
Salah satunya, Anggota Komisi III DPR, Irjen Pol (Purn) Rikwanto. Ia mempertanyakan peluang Whip Pink yang mengandung gas nitrous oxide untuk masuk ke dalam jenis narkotika.
"Gas N20 itu apakah sudah bisa dimasukkan ke narkotika, narkoba atau tertentu atau disamakan isap Aibon saja seperti yang teler-teler di jalanan itu. Kalau lem Aibon itu untuk kelas bawah karena murah harganya kalau Whip Pink untuk menengah atas karena harganya bisa naik," ujar Rikwanto.
Baginya, penyalahgunaan Whip Pink berbahaya buat anak muda. Apalagi, kata dia, sudah ada kasus meninggal akibat menyalahgunakan gas tersebut.