Dia menjelaskan, kinerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sangat bagus. Bahkan, ia berani memberi nilai sembilan.
Namun, kinerja baik itu berpotensi tercoreng akibat insiden penembakan yang menewaskan siswa SMK di Semarang.
"Ini gak ada isu-isu apa lagi. Beda dengan waktu pemilu kemarin kan ya, banyak sekali dari masyarakat sipil dan lain sebagainya, ini gak ada. Tapi kejadian di Semarang ini benar-benar memprihatinkan ini, kinerja Kapolri ini perlu dievaluasi seperti apa. Jangan sampai nila setitik merusak susu sebelangnya, itu peribahasannya. Apalagi Kapolresnya ini susah sekali berkomunikasi," tandas Habiburokhman.
Sebelumnya, Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar angkat bicara terkait kasus siswa SMK ditembak polisi di Kota Semarang. Korban Gamma Rizkynata Oktafandy (17) siswa SMKN 4 Semarang yang juga anggota paskibra diduga terlibat kelompok gangster bernama Tanggul Pojok.
Kelompok gangster tersebut terlibat tawuran dengan geng Seroja di wilayah Semarang Barat, Minggu (24/11/2024) dini hari.