DPR Optimistis 2026 jadi Tonggak Kebangkitan Ekonomi Pancasila

Felldy Aslya Utama
Ilustrasi tahun 2026 menjadi tonggak kebangkitan ekonomi Pancasila. (Foto: freepik)

Legislator Golkar itu menilai momentum tahun 2026 bisa dimanfaatkan dengan baik dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai target 8 persen di tahun 2028.

Oleh karena itu, momentum 2026 dinilai bisa dimanfaatkan tak hanya sekadar menjaga stabilitas, tetapi sebagai titik balik membangun ekonomi nasional yang berdaulat, berkeadilan, dan berakar kuat pada nilai Ekonomi Pancasila dengan Konstitusi Pasal 33 dan 34 sebagai sistem dan patokan dasar.

"Target pertumbuhan ekonomi di atas 8 persen sangat penting untuk menjadi negara maju dengan mengoptimalkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Dalam pandangan Ekonomi Pancasila, kata dia, pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan pemerataan. Pertumbuhan ekonomi tak boleh hanya dinikmati oleh segelintir kelompok, sementara mayoritas rakyat tertinggal. 

Maka itu, lanjut Nurdin, koperasi, UMKM, dan ekonomi rakyat harus ditempatkan sebagai pilar utama, bukan pelengkap dalam sistem ekonomi nasional.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

MUI Desak DPR-Pemerintah Buat Aturan Khusus LGBT, Minta Hukuman Lebih Berat dari Zina

57 tahun lalu

DPR Wanti-Wanti Risiko Kelangkaan Pertalite usai Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Chatib Basri Sebut Ekonomi RI 2026 Tak Sama dengan Era Krisis 98, Ini Penjelasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal