DPR Minta Pemerintah Evaluasi Reklamasi Pulau Serangan Bali, Soroti Dampak Lingkungan

Felldy Aslya Utama
Anggota Komisi IV DPR Rajiv. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Komisi IV DPR menyoroti reklamasi Pulau Serangan, Bali yang cukup masif. Aktivitas ini dinilai merusak ekosistem mangrove di pulau tersebut.

Anggota Komisi IV DPR Rajiv mengatakan reklamasi Pulau Serangan selama puluhan tahun mengakibatkan perubahan bentang alam secara drastis.Berdasarkan data spasial sejak 1985 hingga 2024, luas pulau Serangan meningkat dari 169,64 hektare menjadi 600,96 hektare.

“Artinya kalau dirata-ratakan setiap tahun Pulau Serangan bertambah luas 10 hektare,” kata Rajiv dalam keterangannya, dikutip Senin (27/4/2026). 

Dia mengatakan Serangan dahulu merupakan pulau kecil dengan fungsi ekologis, sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat pesisir. Namun kini, bentang alamnya berubah secara drastis akibat reklamasi.

“Masalah utama dari reklamasi Pulau Serangan bukan semata-mata bertambahnya daratan, tetapi hilangnya fungsi ekologis ruang pesisir yang sebelumnya menopang kehidupan masyarakat lokal,” ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Jatim
20 hari lalu

Tolak Reklamasi Tambak Garam, Warga Sumenep Adang Ekskavator di Pesisir Pantai

Talkshow
1 tahun lalu

Pagar Laut Tangerang Terindikasi buat Reklamasi, Wamen ATR: Kita Dalami!

Megapolitan
1 tahun lalu

Pemprov DKI Pastikan Pengerjaan Pagar Laut Dekat Pulau C Reklamasi Jakarta Dihentikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal