DPR Dukung Penuh Langkah BPIP Membumikan Pancasila di Tengah Masyarakat

Felldy Aslya Utama
Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung dalam Seminar Online Sosialiasi Pancasila bertajuk 'Pengarusutamaan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembangunan Desa Menuju Indonesia Maju', Selasa (6/10/2020). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia Tanjung mengapresiasi dan mendukung penuh langkah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) membumikan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Langkah ini sangat penting untuk merawat dan menjadi pondasi kemajuan bangsa.

Apresiasi secara khusus disampaikan Doli atas program Desa Pancasila yang digagas BPIP bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Menurutnya, beberapa tahun lalu, tugas untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat ini sempat hilang. Padahal, hal ini sangat penting dilakukan dan mesti dipertahankan.

"Saya mencatat, di era reformasi kita sempat ada sedikit lost (kehilangan) ya, sekitar 5-8 tahun, wacana di publik kita kurang menyentuh masalah ideologi dan Pancasila," kata Doli dalam Seminar Online Sosialiasi Pancasila bertajuk 'Pengarusutamaan Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembangunan Desa Menuju Indonesia Maju', Selasa (6/10/2020).

Dengan lahirnya BPIP, dia berharap program-program yang mengarusutamakan atau membumikan Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan berbangsa dan bernegara bisa kembali digencarkan. Langkah tersebut harus dimulai dari bagian atau aspek yang terkecil.

Dalam konteks negara, Indonesia punya struktur pemerintahan sampai yang paling terkecil yaitu desa. Aspek ini bisa dilanjutkan ke tingkat paling bawah lagi yaitu RT/RW dan keluarga.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK: Angga Tersangka Suap Audit BPK Muara Enim Pernah Jadi Staf Ahli di DPR

57 tahun lalu

MUI Desak DPR-Pemerintah Buat Aturan Khusus LGBT, Minta Hukuman Lebih Berat dari Zina

57 tahun lalu

DPR Wanti-Wanti Risiko Kelangkaan Pertalite usai Harga Pertamax Naik

57 tahun lalu

Pemerintah-DPR Sepakati Usia Pensiun Polisi, Kapolri Bisa Sampai 61 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal