Doni Monardo: Covid-19 Bukan Rekayasa, Ibarat Malaikat Pencabut Nyawa

Felldy Aslya Utama
Ketua Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal TNI Doni Monardo. (Foto: BNPB)

SURABAYA, iNews.id - Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 terus melakukan sosialiasi soal virus corona yang keberadaannya nyata bukan rekayasa. Sosialisasi itu juga sekaligus menepis tudingan yang disampaikan sejumlah pihak terhadap pemerintah terkait rekayasa Covid-19.

Ketua Gugus Tugas Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo menyatakan, pandemi tersebut nyata karena adanya korban jiwa. Saking banyaknya, virus tersebut seperti malaikat pencabut nyawa.

"Covid-19 bukan rekayasa, Covid-19 bukan konspirasi. Covid-19 menjadi mesin pembunuh, ibaratnya Covid-19 ini adalah malaikat pencabut nyawa," katanya saat memberi arahan dalam Rapat Koordinasi bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur di Surabaya, Kamis (16/7/2020).

Doni perlu menegaskan mengenai hal itu karena masih ada pihak-pihak yang menganggap Covis-19 rekayasa. Pemahaman tersebut, menurut dia, tidak bisa dibiarkan.

Merujuk data global, setengah juta jiwa telah menjadi korban. Doni menilai, pemahaman masyarakat yang masih menganggap Covid-19 juga bisa dikatakan sebagai sebuah konspirasi karena dapat mempengaruhi tingkat kepercayaan publik terkait upaya yang dilakukan pemerintah.

Dia menuturkan, menurunnya tingkat kepedulian dan kedisiplinan masyarakat dapat menjadi ancaman peningkatan angka kasus. Doni mengimbau seluruh komponen pemangku kebijakan di daerah, khususnya Jawa Timur dapat memberikan narasi yang benar dan utuh kepada masyarakat tentang Covid-19.

"Kita harus memberikan narasi yang utuh tentang Covid-19," ucap mantan komandan jenderal Kopassus ini.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal