Doni Monardo Ajak Ulama Sosialisasi Covid-19 Nyata Bukan Rekayasa

Dita Angga
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo. (Foto: BNPB).

JAKARTA, iNews.id - Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 menilai perilaku masyarakat yang tak patuh protokol kesehatan pandemi virus corona karena konten negatif di media sosial (medsos). Pemerintah pun akan meningkatkan sosialisasi dengan mengajak ulama untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengatakan, pemerintah akan memaksimalkan sosialisasi pencegahan Covid-19 untuk menekan peningkatan kasus positif. Sosialisasi tersebut akan melibatkan seluruh komponen dengan menggunakan kearifan lokal.

"Tokoh-tokoh masyarakat khususnya para ulama ini juga menjadi penekanan Bapak Wakil Presiden. Untuk melibatkan para ulama di seluruh daerah agar seluruh program sosialisasi ini bisa betul-betul dipahami dengan baik," katanya usai Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (13/7/2020).

Sosialisasi terkait Covid-19, Doni mengatakan, harus terus digenjot mengingat masih adanya pihak yang menganggap kejadian ini sebagai konspirasi atau rekayasa. Dia menegaskan Covid-19 sesuatu yang nyata dan bukan rekayasa.

"Padahal kita semua sudah tahu bahwa korban jiwa di tanah air sudah melampaui angka 3.500. Bahkan di dunia sudah melampaui angka 550 ribu jiwa. Jadi ini nyata, ini fakta," ujarnya.

Menurut Doni, masyarakat perlu memahami Covid-19 sesuatu yang berbahaya. Bahkan bisa menjadi pembunuh bagi penderita yang rentan terserang penyakit.

"Mohon maaf ibaratnya adalah malaikat pencabut nyawa bagi mereka yang rentan. Siapa saja yang rentan? Adalah lansia yang rata-rata usia di atas 60-70 tahun. Kemudian yang kedua tadi dipaparkan Bapak Menko PMK pemilik atau penderita komorbid seperti hipertensi, diabet, jantung, ginjal, kanker, asma TBC dan beberapa penyakit lainnya," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal