Dokter Tifa Klaim Ilmu yang Dipakai Buat Teliti Ijazah Jokowi Diajarkan di CIA dan FBI

Jonathan Simanjuntak
Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa (depan, berjilbab) (foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengatakan, dirinya merupakan seorang ahli perilaku. Bidang keilmuan yang ditekuninya inilah digunakan untuk meneliti perilaku Jokowi terkait kepemilikan ijazah palsu.

Tifa mengklaim, ilmu yang digunakan itu juga diajarkan di Central Intelligence Agency (CIA) hingga Federal Bureau of Investigation (FBI).

"Ilmu yang saya gunakan untuk meneliti perilaku Joko Widodo yang terkait ijazah ini adalah ilmu yang diajarkan di CIA, diajarkan di FBI, di badan intelijen polisi," ujar Tifa di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (16/2/2026).

"Jadi ilmu saya itu bukan ilmu gaib, ilmu yang sangat biasa," sambungnya.

Dari pemantauannya, Tifa mengaku menemukan keanehan perilaku yang dilakukan oleh Bareskrim Polri saat menyatakan ijazah Jokowi identik dengan ijazah pembanding pada 22 Mei 2025 silam. Keanehan perilaku itu muncul saat Bareskrim menunjukkan dua spesimen ijazah yang berbeda.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dilaporkan Roy Suryo, Lechumanan Tak Sabar Ingin Cepat-Cepat Diperiksa Polda Metro

57 tahun lalu

Ini Alasan Roy Suryo Ajukan Gugatan Praperadilan terkait Status Tersangka Kasus Ijazah 

57 tahun lalu

Sidang Kasus Ijazah Jokowi Lanjut Pekan Depan, Agenda Tanggapan Jaksa atas Eksepsi Dokter Tifa

57 tahun lalu

Dokter Tifa Sebut Dakwaan JPU Lemah, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal