Diduga Terima Suap, Pengurus BEM UBK yang Bertemu Gibran Diminta Mundur

Achmad Al Fiqri
Pengurus BEM UBK diduga terima suap usai bertemu Wapres Gibran. (Foto: Danandaya Arya)

"Bersedia mengundurkan diri dari seluruh jabatan internal kampus, termasuk kepengurusan BEM," tegas pernyataan itu.

Mahasiswa juga menuntut para pihak membuat video pernyataan pengakuan menerima suap, serta meminta sanksi akademik berupa pembatalan nilai hingga E. Pihaknya juga menuntut pihak universitas untuk membentuk badan investigasi independen yang melibatkan unsur mahasiswa.

"Memberikan tenggat waktu selama 10 hari kerja, terhitung sejak Senin, 22 Juni 2026, kepada seluruh pihak terkait untuk memenuhi 10 tuntutan," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg), Bambang Eko Suhariyanto, mengaku akan memeriksa kebenaran informasi tersebut. Pasalnya, ia mengaku belum mengikuti kabar terbaru.

"Coba nanti saya monitor dulu ya. saya nggak ngikutin yang kemarin berita terakhir itu. nanti saya akan cek lagi ya oke ya," kata Bambang saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Uang Rp20 Juta yang Diterima Ketua BEM FH UBK untuk Geser Aksi Mahasiswa dari Istana

57 tahun lalu

Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan usai Terima Uang Rp20 Juta

57 tahun lalu

UBK Sebut Ketua BEM FH Terima Uang Rp20 Juta dari Senior, Diserahkan Lewat Polisi

57 tahun lalu

Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Bertemu Gibran: Tapi Kita Hargai Mereka Terus Terang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal