Diduga Terima Suap, Pengurus BEM UBK yang Bertemu Gibran Diminta Mundur

Achmad Al Fiqri
Pengurus BEM UBK diduga terima suap usai bertemu Wapres Gibran. (Foto: Danandaya Arya)

JAKARTA, iNews.id - Mahasiswa Universitas Bung Karno (UBK) menuntut jajaran pengurus BEM FH UBK yang sempat bertemu Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka untuk mundur dari jabatan. Tuntutan itu dilayangkan lantaran jajaran petinggi BEM UBK itu diduga menerima suap.

Tuntutan itu tertuang dalam pernyataan sikap mahasiswa UBK yang diunggah di akun Instagram @bemfhubk. Dalam tuntutan itu, mahasiswa mendesak jajaran BEM UBK untuk membuat pernyataan sikap ihwal siap menerima konsekuensi dari perbuatannya.

"Mencantumkan nama-nama pihak yang diduga terlibat dalam tindak suap agar dapat ditindak secara tegas oleh pihak universitas dan yayasan melalui mekanisme petisi," demikian keterangan mahasiswa dilansir @bemfhubk, Selasa (23/6/2026).

Adapun pihak yang diduga terima suap yakni Muhamad Abdimaludin (Ketua BEM FH UBK), Rafly Maulana Akbar (Wakil Ketua BEM FH UBK), Mubarak Tuasamu (pengurus BEM FH UBK), Pujiono (Ketua BEM FE) dan Muhammad Rafi Bastian (Wakil Ketua BEM FE).

Selain itu, mahasiswa juga mendesak para pengurus BEM tersebut untuk mundur dari jabatannya. 

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Uang Rp20 Juta yang Diterima Ketua BEM FH UBK untuk Geser Aksi Mahasiswa dari Istana

57 tahun lalu

Ketua BEM FH UBK Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan usai Terima Uang Rp20 Juta

57 tahun lalu

UBK Sebut Ketua BEM FH Terima Uang Rp20 Juta dari Senior, Diserahkan Lewat Polisi

57 tahun lalu

Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Bertemu Gibran: Tapi Kita Hargai Mereka Terus Terang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal