Dibentuk Indonesia dan Malaysia 50 Tahun Lalu, GBC Malindo Disebut Strategis oleh Prabowo

Rizal Bomantama
Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto menghadiri pertemuan dengan Menhan Malaysia Dato' Seri Hishammuddin bin Hussein dalam rangka Sidang ke-42 GBC Malindo, Selasa (9/8/2022). (Foto: Istimewa)

Titik permulaan hubungan kerja sama antara RI dan Malaysia berawal pada 1966 di mana RI dan Malaysia menandatangani sebuah perjanjian perdamaian. Hal itu dilakukan oleh Menteri Luar Negeri RI Adam Malik dan Menlu Malaysia Tun Abdul Razak.

Hubungan tersebut meningkat dengan ditekennya Security Arrangement pada 1967 yang diikuti dengan pembaruan pada 1972 dan pembentukan GBC Malindo sebagai forum perbicangan operasi dan latihan di perbatasan. Sidang GBC Malindo pertama berlangsung pada 25 Juli 1972.

Tahun 2022 genap 50 tahun GBC Malindo yang sudah mencatatkan pencapaian, di antaranya 42 sidang. Lalu ada konsep “whole of government” yang diaplikasikan dalam memelihara keselamatan perbatasan darat, laut, dan udara Indonesia dan Malaysia yang melibatkan Kemhan RI, TNI, POLRI, Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Ditjen Bea Cukai Indonesia, Kemhan Malaysia, Angkatan Tentera Malaysia, Polis Diraja Malaysia, Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia, dan Jabatan Kastam Diraja Malaysia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Farhat Abbas Ungkap Kapolri Ingin Proses Hukum Tiyo Ardianto, Ditolak Prabowo

57 tahun lalu

Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar

57 tahun lalu

Prabowo Singgung Orang Indonesia Suka Bicara Manis-Manis di Depan: Kita Tak Perlu Pura-Pura

57 tahun lalu

Kelakar Prabowo usai Bahlil Dapat Tepuk Tangan Meriah di Konbes PBNU: Gara-Gara BBM Nggak Naik?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal