Di Tengah Perang Iran, ADB Prediksi Ekonomi RI Tumbuh Baik 5,2% Tahun 2026

Tim iNews.id
ADB memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2 persen pada 2026. (Foto: Istimewa)

Selian itu, ADB menyoroti kebijakan moneter negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat (AS), yang ketat dalam jangka waktu lebih lama. Hal itu dinilai berpotensi memicu volatilitas aliran modal di pasar keuangan negara berkembang, termasuk Indonesia. 

Atas dasar itu, ADB menyarankan pemerintah mempercepat reformasi struktural untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional. Penerimaan negara yang optimal serta efisiensi belanja dianggap krusial menjaga ruang fiskal menghadapi guncangan ekonomi di masa depan. 

"Pertumbuhan lapangan kerja formal yang lebih kuat di sektor manufaktur sangat penting untuk mendukung transformasi struktural yang inklusif. Sementara sektor pertanian masih menyerap porsi besar tenaga kerja, sektor ini tetap ditandai oleh produktivitas yang rendah dan tingkat informalitas yang tinggi," jelas ADB.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
3 bulan lalu

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung Proyeksi Ekonomi Indonesia

3 bulan lalu

Bank Dunia Sebut Ekonomi Indonesia Kuat Hadapi Tekanan Harga Energi Global

4 bulan lalu

Ekonomi RI Membaik, Penerimaan Pajak Naik 20,7 Persen di Kuartal I 2026 

6 hari lalu

Iran Serang Markas Komando AS di Timur Tengah, IRGC Klaim Hancurkan Fasilitas Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal