JAKARTA, iNews.id - Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2 persen pada 2026. Angka itu lebih tinggi dari realisasi pertumbuhan tahun lalu yakni 5,1 persen.
Mengutip laporan Asian Development Outlook April 2026, ADB menyatakan proyeksi itu didasarkan pada asumsi konflik di Timur Tengah tidak berkepanjangan.
"Pertumbuhan diperkirakan akan menguat didukung oleh permintaan domestik yang tangguh, namun konflik berkepanjangan di Timur Tengah dapat membebani prospeknya," tulis ADB, dikutip Senin (13/4/2026).
Di sisi lain, ADB memprediksi rata-rata inflasi Indonesia di angka 2,5 persen tahun ini. Proyeksi itu masih sesuai target inflasi Bank Indonesia (BI) sebesar 2,5±1%.
Kendati demikian, ADB mengingatkan sejumlah risiko yang mengintai. Stabilitas ekonomi nasional dapat dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik global yang belum mereda serta fluktuasi harga komoditas energi.