Dewas : KPK Belum Berhasil Ungkap Kasus The Big Fish seperti Kejagung

Ariedwi Satrio
Ketua Dewan Pengawas (Dewas), Tumpak Hatorangan Panggabean. (Foto Antara).

"Nah harapan saya sebetulnya kita harus beranilah mengungkapkan kasus-kasus yang besar, yang menarik perhatian masyarakat, yang bisa dirasakan oleh masyarakat manfaatnya, dan untuk ini saya enggak tahu ya, mungkin apakah SDM kita yang kurang kualitasnya ya, saya juga enggak tahu ya," ucapnya.

Tumpak ingin KPK seperti Kejaksaan Agung (Kejagung) yang moncer dalam mengungkap kasus korupsi dengan kerugian keuangan negara yang cukup besar. Kejagung beberapa waktu belakangan ini memang berhasil mengungkap kasus besar seperti Jiwasraya, Asabri, hingga minyak goreng.

"Apakah memang kita belum mampu mencari kasus-kasus yang gede-gede seperti yang dilakukan, katakanlah di Kejaksaan Agung banyak kasus-kasus yang besar yang diungkap. KPK bisa, harusnya bisa, menurut saya harusnya bisa seperti yang dilakukan oleh Kejaksaan Agung itu," katanya.

Lebih lanjut, Tumpak berharap seharusnya KPK bisa menjadi lembaga penegak hukum terdepan dalam pemberantasan korupsi. Sebab, sejak dulu publik menaruh harapan dan kepercayaan yang tinggi terhadap KPK dalam pemberantasan korupsi. 

"Bagaimana pun orang mengharap KPK itu lebih di depan, ya toh, karena kita ini, Undang-Undang menyebut kita ini supervisor di dalam melakukan penyidikan, penuntutan perkara-perkara korupsi. Supervisor itu artinya apa? Kita harus lebih bagus. Lebih pintar daripada yang kita sebut supervisi. Kalau sama aja, masa kita jadi supervisor?," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita 2 Porsche, 10 Motor hingga Perhiasan usai Geledah Rumah Silmy Karim

57 tahun lalu

KPK Angkut Mobil Porsche hingga Moge usai Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim

57 tahun lalu

2 Truk Towing Masuki Rumah Silmy Karim saat Digeledah KPK, Ada Apa?

57 tahun lalu

LPSK Siap Lindungi Saksi hingga Justice Collaborator Kasus Korupsi BGN dan Imipas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal