Dewas : KPK Belum Berhasil Ungkap Kasus The Big Fish seperti Kejagung

Ariedwi Satrio
Ketua Dewan Pengawas (Dewas), Tumpak Hatorangan Panggabean. (Foto Antara).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Pengawas (Dewas), Tumpak Hatorangan Panggabean menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri masih berada di jalurnya atau on the track. Hanya saja, KPK belum berhasil mengungkap kasus besar atau yang karib disapa 'the big fish' kurun waktu empat tahun.

"Sayangnya kita belum berhasil mengungkap kasus-kasus yang besar, kasus-kasus yang kita beri nama dulu 'the big fish' itu jarang terjadi dilakukan oleh KPK," kata Tumpak saat berbincang di program channel YouTube KPK RI, Senin (27/3/2023).

Menurut Tumpak, lembaga antirasuah dalam kurun waktu empat tahun lebih banyak melakukan kegiatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap praktik suap penyelenggara negara. Meski memang, OTT yang dilakukan KPK di jaman Firli Bahuri tidak sebanyak era sebelumnya.

"Tapi kalau secara umum, ya kita masih dipercaya oleh masyarakat dalam rangka pemberantasan korupsi. Cuma sayangnya itu, ya saya bilang kita kurang bisa membongkar kasus-kasus yang sifatnya besar," sambung Tumpak.

Pria yang mengawali kariernya sebagai jaksa ini berharap fokus KPK ke depannya bisa menangani kasus besar yang mensejahterakan masyarakat atau dirasakan publik. Sebab, ia melihat banyak kasus OTT KPK yang justru tapi hasilnya tidak terlalu dirasakan masyarakat.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Sita 2 Porsche, 10 Motor hingga Perhiasan usai Geledah Rumah Silmy Karim

57 tahun lalu

KPK Angkut Mobil Porsche hingga Moge usai Geledah Rumah Eks Wamen Imipas Silmy Karim

57 tahun lalu

2 Truk Towing Masuki Rumah Silmy Karim saat Digeledah KPK, Ada Apa?

57 tahun lalu

LPSK Siap Lindungi Saksi hingga Justice Collaborator Kasus Korupsi BGN dan Imipas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal