Deolipa Yumara Ungkap Kejanggalan Surat Pencabutan Kuasa Bharada E: Ada yang Berubah

muhammad farhan
Eks kuasa hukum Bharada E, Boerhanuddin dan Deolipa Yumara. (Foto: Antara)

Ia pun berujar, Bharada E dalam setiap pemberian surat harus ditulis tangan, bukan diketik. Menurutnya, karena posisi Richard di dalam tahanan, dapat dipastikan Richard tidak bisa membuat surat dalam bentuk ketikan. 

"Dia tidak bisa mengetik karena di dalam tahanan, kemudian dia tidak punya keahlian secara hukum. Dia Brimob, keahliannya cuma menembak. Siapa yang menulis ini? Kita cari tahu," ucap Deolipa. 

Sebelumnya, menurut salah satu eks kuasa hukum Bharada E, Burhanuddin, mereka berdua sudah mengetahui perihal permintaan Bareskrim untuk keduanya mundur sebagai kuasa hukum ajudan Sambo tersebut. 

Kendati demikian, Burhanuddin dan Deolipa sepakat untuk tidak mau mundur dari posisi kuasa hukum Bharada E.

"(Sebenarnya) sejak dua hari lalu, kami diminta mundur. Tetapi kami tidak mau mundur," tutur Burhanuddin saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (12/8/2022).

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hercules Laporkan Balik Ilma Sani ke Polda Metro Jaya terkait Tuduhan Penyekapan

57 tahun lalu

Gaduh Polemik Royalti Musik Berujung Desakan Audit LMKN

57 tahun lalu

Mengingat Pembunuhan Brigadir Yosua, Skandal Ferdy Sambo Sang Jenderal Bintang 2 Polri

57 tahun lalu

5 Berita Populer: Pelatih Yordania Ketar-Ketir sebelum Lawan Indonesia hingga Bharada E Menikah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal