Dampak Likuifaksi, 5.000 Orang Dilaporkan Hilang di Balaroa dan Petobo

Felldy Aslya Utama
Suasana permukiman di Kelurahan Petobo, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu (6/10/2018) yang terkubur tanah akibat likuifaksi saat gempa mengguncang. (Foto:Antara/Mohamad Hamza).

Kendati demikian, BNPB masih terus melakukan verifikasi mengenai jumlah korban yang hilang. Tidak menutup kemungkinan laporan itu keliru. "Karena bisa saja ada penduduk yang mengungsi ke daerah lain, namun dianggap hilang," ujarnya.

Tak hanya melakukan verifikasi data korban, Sutopo mengatakan timnya akan terus berupaya melakukan evakuasi di dua kawasan tersebut.

BNPB menargetkan upaya evakuasi dapat selesai pada 11 Oktober 2018. "Bila korban tak ditemukan maka akan dinyatakan hilang," ujarnya. Sementara itu mengenai korban meninggal, hingga saat ini mencapai 1.763 orang.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
Nasional
6 hari lalu

Gunung Dukono Berstatus Waspada, Warga Kota Tobelo Diminta Siaga Hujan Abu Vulkanik

Nasional
8 hari lalu

BMKG Catat 544 Gempa Susulan Guncang Bitung Sulut usai M7,6: Tren Mulai Menurun

Nasional
9 hari lalu

BNPB Ungkap Potensi Gempa Bumi-Tsunami di Sulut dan Malut Cukup Tinggi

Nasional
9 hari lalu

Menteri PU Ungkap Dampak Gempa M7,6 di Bitung Sulut, Kaca Kantor Pecah hingga Longsor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal