Cerita Sintong Panjaitan Ditegur Keras Sarwo Edhi saat Penyerbuan di Gedung RRI

iNews
Mantan Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Letnan Jenderal TNI (Purn) Sintong Panjaitan. (Foto: Istimewa)

“Setelah mereka mundur, kami masuk ke dalam. Kami lalu tangkap semua orang termasuk kru-kru radio di dalam,” kata Sintong dalam podcast yang diunggah di akun Youtube Puspen TNI. 

Pasukan Korps Baret Merah atau Kopassus. (Foto: Ilustrasi/Penkopassus). Dengan telah dikuasainya RRI, Sintong pun melapor ke atasannya, Lettu Feisal Tanjung dan Komandan RPKAD Kolonel Sarwo Edhie Wibowo. Namun anehnya, kata Sintong, Sarwo Edhie justru menegur keras. 

“Kau harus laporan yang benar,” kata Sintong. 

Semula dia bingung karena merasa telah berhasil merebut RRI. Belakangan diketahui pangkal hardikan Sarwo Edhie ternyata gara-gara siaran PKI masih terus berkumandang dari radio. Setelah ditelisik diketahuilah tape recorder siaran itu masih berputar. 

Hampir saja Sintong menghancurkan tapa recorder itu. Namun aksinya dicegah oleh salah seorang karyawan di sana. Karyawan itu memberitahu semua alat siaran mahal harganya. 

Staf RRI itu lantas mematikan siaran tersebut. Setelah siaran berhenti, Sintong pun melapor kembali ke Sarwo Edhie. Kali ini Sarwo memujinya. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Oditur Militer Tuntut 2 Prajurit Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank BUMN Dipecat dari TNI

57 tahun lalu

Awal Mula Oknum TNI Terlibat Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Bos Bimbel Ternyata Cari Preman

57 tahun lalu

Profil Pangkopassus Letjen Djon Afriandi, Karier Mentereng Sang Peraih Adhi Makayasa

57 tahun lalu

Pangkopassus Ubah Tradisi, Prajurit Non-Komando Dilarang Pakai Baret Merah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal