Cek 130.000 Rekaman Video, Komnas HAM Simpulkan Tak Ada Indikasi Polisi Sengaja Tembak Laskar FPI

Carlos Roy Fajarta
Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM, M Choirul Anam.

Dia menyebut banyak opini dan analisis yang dilakukan berbagai pihak di media sosial tidak berdasarkan fakta dari video. Saat ini, dia berharap kasus ini cepat selesai.

"Gelar perkara oleh Polri terkait kasus penembakan anggota FPI di KM50, kami harap kasus ini cepat selesai. Rekonstruksi Komnas HAM sudah jelas, bukti penunjang sudah kami berikan ke Bareskrim," katanya.

Dia meminta semua pihak tetap memantau perkembangan kasus ini. Dengan begitu, proses pengusutan kasus ini diharapkan transparan dan akuntabel.

"Proses dan mekanismenya harus transparan. Presiden, Menkopolhukam, Bareskrim berkomitmen untuk mengedepankan prinsip-prinsip tersebut dalam penanganan kasus penembakan anggota FPI ini," tutur Choirul Anam.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
Nasional
7 hari lalu

TAUD Desak Komnas HAM Simpulkan Kasus Air Keras Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum

Nasional
7 hari lalu

Komnas HAM Desak Bareskrim Ambil Alih Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

Nasional
7 hari lalu

Komnas HAM Kaji Skenario Hukum Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Peradilan Umum-TGPF Jadi Opsi

Nasional
8 hari lalu

Komnas HAM: Polda Metro Akui Penyiram Air Keras Aktivis KontraS Sama dengan Versi TNI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal