Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin Resmi Mundur dari Jabatan Rais Aam PBNU

Badriyanto
Aditya Pratama
Rapat pleno Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). (Foto: iNews.id/Aditya Pratama)

Ma'ruf Amin mengaku berat meninggalkan tugas mulia sebagai Rais Aam. Namun, dia juga tidak bisa menolak setelah diminta untuk mendampingi Jokowi menjadi Cawapres di Pilpres 2019 mendatang.

"Sebelum menerima saya minta arahan dan saran kepada beberapa ulama dan semua meminta saya menerima karena itu untuk membawa manhajul fikr NU ke ranah yang lebih luas berbangsa dan negara,” tutur Ma’ruf.

Kendati sudah melepas jabatan Rais Aam PBNU, Ma'ruf menegaskan, dirinya tetap kader Nahdlatul Ulama.
Setelah pergantian jabatan Rais Aam PBNU, rapat pleno menetapkan Ma'ruf Amin sebagai Mustasyar PBNU.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Syarat Rismon Sianipar Dapat Restorative Justice: Tarik Buku Jokowi's White Paper

Nasional
1 hari lalu

Andi Azwan: Jokowi Sudah Restui Restorative Justice Rismon Sianipar

Nasional
1 hari lalu

Ade Darmawan Minta Rismon Bongkar Pendana Roy Suryo-Dokter Tifa di Isu Ijazah Jokowi

Nasional
2 hari lalu

Roy Suryo-Dokter Tifa bakal Gugat Jokowi, Tuntut Ijazah Dibuka ke Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal