Sebelumnya, cawapres yang didukung Partai Perindo, Mahfud MD menjelaskan, bersama Ganjar keduanya memiliki program unggulan untuk guru ngaji di Aceh.
Program unggulan itu kata Mahfud, akan mendata secara cermat jumlah guru ngaji di Aceh dan menyediakan dana untuk mereka.
"Maka kami sudah mencantumkan program unggulan untuk Aceh yang ditetapkan pasangan Ganjar-Mahfud yaitu program unggulan guru ngaji," kata Mahfud MD saat menggelar kampanye pertamanya di ujung barat Indonesia yakni di Pulau Sabang, tepatnya di Taman Pasi Jaboi, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Aceh, Selasa (28/11/2023).
Pasangan dari Ganjar Pranowo itu menjelaskan program tersebut sangat rasional diberikan kepada para guru ngaji karena banyak para pengajar yang gajinya di bawah UMR.
"Di Aceh kami punya catatan 1.500 guru ngaji, ustaz yang mengajar dengan penuh pengabdian, dengan gaji 60 persen di antara ustaz itu gajinya di bawah UMR," ucapnya.
Terlebih kata Mahfud, rakyat Aceh memiliki peran yang sangat penting bagi Indonesia. Terutama dalam perkembangan Islam di nusantara. Sebab itu, kemudahan pendidikan dan dana untuk guru ngaji akan menjadi prioritas dari pasangan Ganjar-Mahfud.
"Karena Aceh, rakyat Aceh sudah memberikan sumbangan besar terhadap republik ini. Maka perhatian untuk para guru ngaji, pendidikan yang lebih mudah dijangkau dengan bantuan beasiswa dan sebagainya akan menjadi prioritas dari pemerintah kelak agar Islam yang damai, penuh persahabatan, lahir diwarnai oleh keanggunan Aceh," katanya.