Bupati dan Wakil Bogor Beda Pendapat soal Kanalisasi 2-1 di Puncak, Ini Kata DPRD

Antara
Ilustrasi Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Foto: iNews)

"Jadi kalau Pemerintah Kabupaten Bogor sudah berniat baik bertujuan baik mencari solusi terbaik untuk masyarakat, kita harus apresiasi, jangan anggap salah kemudian menyoraki," ujarnya.

Seperti diketahui, Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan berbeda pandangan mengenai uji coba sistem kanalisasi 2-1 di Jalur Puncak. Menurut dia sistem 2-1 dapat menimbulkan kemacetan lebih parah, ketimbang sistem satu arah (one way).

"Saya khawatirkan, antara orang menyeberang, masuk gang, dan angkot. Itu yang masalah," kata Iwan.

Sedangkan Bupati Bogor, Jawa Barat, Ade Yasin membeberkan beberapa catatan setelah melakukan pemantauan secara langsung uji coba sistem kanalisasi 2-1 Jalur Puncak, Kabupaten Bogor yang dilakukan, Minggu, 27 Oktober 2019 sebagai pengganti sistem buka tutup atau satu arah.

"Ada beberapa catatan selama pemantauan berlangsung. Insya Allah beberapa catatan-catatan ini akan segera dicarikan solusinya bersama," ujar politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tutup Jalan Sudirman Arah Bundaran HI, Lalu Lintas Dialihkan ke Kuningan

57 tahun lalu

Demo Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

57 tahun lalu

Ada Proyek MRT Jakarta, Rekayasa Lalin Diterapkan di Harmoni hingga September 2026

57 tahun lalu

Lalu Lintas Sekitar Harmoni Jakpus Akan Direkayasa Dampak Proyek MRT, Begini Skemanya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal