BPOM Sita Ribuan Obat Terlarang, Mengandung Bahan Kimia Berbahaya

Ari Sandita Murti
BPOM menyita ribuan obat-obat terlarang yang mengandung bahan kimia berbahaya di Jakarta Barat, salah satunya obat kuat. (Foto: Ari Sandita)

Dia menerangkan, pelaku sejatinya tidak memiliki toko, baik offline maupun online, hanya saja pelaku memasarkannya secara online melalui aplikasi WhatsApp. 

'

Saat ada pelanggan memesan melalui WhatsApp dan telah dikonfirmasi, pelaku lantas mengirimkan obat-obatan tersebut.

Baca Juga

"Kalau di online sistem, siber intelijen kami cepat bekerja, ini dia betul-betul kayak sell-sell dan motifnya dia lakukan di bawah meja gitu. Pemasaran produk dilakukan dengan cara pelaku menerima pesanan dari pelanggan melalui aplikasi WhatsApp atau WA, setelah pelaku mengnfirmasi ketersediaan produk, pelanggan akan mengirim resi pengiriman untuk dicek oleh pelaku kemudian pelaku mengirim produk sesuai resi tersebut. Jadi ini modusnya model baru," tuturnya.

Taruna mengungkapkan, produk yang disita mayoritas memiliki klaim bisa menambah stamina pria atau obat kuat lelaki yang sejatinya mengandung bahan kimia Sildenevil atau obat kimia terlarang turunannya. 

Saat obat-obatan itu digunakan, penggunanya bisa mengalami kehilangan penglihatan, pendengaran, nyeri dada, pembengkakan wajah, serangan stroke hingga kematian secara mendadak.

"Penggunaan produk yang mengandung bahan kimia obat dengan klaim menambah stamina pria ini sangat berisiko, berbahaya sekali. Selain menyalahi aturan, obat bahan alam tidak boleh mengandung bahan kimia obat, tapi ini mengandung," kata dia.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dikenakan Undang-Undang (UU) Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, Pasal 435 juncto Pasal 138 Ayat 2 dan atau pasal 436 ayat 1 Dan 2 juncto pasal 145 Ayat 1 dan 2 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara.

Editor : Aditya Pratama
Tags:
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap, Ini Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan di Jakpus

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 7 Penyekap Karyawan Percetakan di Jakpus, Salah Satunya Pemilik

57 tahun lalu

Polisi Tangkap 2 Pelempar Molotov Salah Sasaran di Koja Jakut

57 tahun lalu

Heboh Emak-Emak Disebut Nyopet di Bus Transjakarta, Begini Faktanya

Berita Terkini
Soccer
3 menit lalu

FIFA Murka! IShowSpeed Diduga Jadi Korban Rasis di Piala Dunia 2026, Investigasi Langsung Dibuka

Regional
6 menit lalu

Napi Lapas Narkotika Pangkalpinang Jadi Tersangka, Kendalikan Peredaran Sabu dari Penjara

Nasional
9 menit lalu

Bertemu Purbaya, Said Iqbal Ajukan 4 Usulan Reformasi Pajak JHT

Buletin
16 menit lalu

Prabowo dan PM Modi Resmikan Restorasi Candi Prambanan, Target Rampung Sebelum 2029

All Sport
21 menit lalu

Ducati Tertinggal dari Aprilia di MotoGP 2026, Gigi Dall'Igna: Kami Belum 100 Persen

Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal