BNPT Sebut Tokoh Agama jadi Pintu Masuk Terorisme dan Radikalisme di Indonesia

Antara
Ilustrasi Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap teroris. (Foto: Istimewa)

Para tokoh agama, seperti ulama, kiai, dan guru mengimbangi konten-konten agama bermuatan intoleran dan radikal dengan konten agama yang moderat. Dengan demikian, ujar dia, para tokoh agama tersebut menjadi pintu keluar bagi radikalisme ataupun terorisme di Indonesia.

"Ini semua yang menjadi ujung tombak, terutama radikalisme dan terorisme yang mengatasnamakan agama adalah tokoh agama," tegas Nurwakhid.

Dia pun mengatakan BNPT telah membentuk Gugus Tugas Pemuka Agama di Indonesia. "BNPT juga membentuk Gugus Tugas Pemuka Agama, baik itu terdiri dari Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) maupun Lembaga Persahabatan Ormas Keagamaan (LPOK)," ungkap dia.

Dia juga mengatakan hal lain yang dapat dilakukan untuk menanggulangi pengaruh radikalisme dan terorisme di Indonesia adalah "vaksinasi" ideologi Pancasila kepada seluruh elemen masyarakat.

Vaksinasi tersebut, jelasnya, dilakukan melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, wawasan kebangsaan, dan ajaran agama yang moderat sehingga masyarakat memiliki kekebalan dari paparan radikalisme dan terorisme.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! 8 Teroris yang Ditangkap di Sulteng Kerap Bagikan Konten di Medsos

57 tahun lalu

8 Terduga Teroris Ditangkap Densus di Sulteng! Terafiliasi dengan ISIS

57 tahun lalu

Prabowo Terbitkan Perpres BNPT, Atur Struktur dan Tugas Penanggulangan Terorisme

57 tahun lalu

Ratusan Pelajar Ditempa di Garuda Youth Camp 2026, Fokus Pembekalan Wawasan Kebangsaan hingga Karakter

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal