BGN Segera Susun Bank Menu, Jadi Acuan Seluruh Dapur MBG

Tim iNews.id
Tim distribusi SPPG Palmerah tampak sibuk menata makanan dengan menu nasi putih, ayam goreng teriyaki, tumis kacang panjang, tahu, dan jeruk. (Foto: iNews Media Group/Arif Julianto)

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk Pelaksanaan Program MBG itu mengingatkan dalam petunjuk teknis disebutkan satu SPPG minimal memiliki 15 supplier. Sebab, jika kurang dari 15 supplier, SPPG tersebut dapat disuspend.

“Saya kemarin menemukan di Jakarta Timur masih ada yang hanya punya 3-4 supplier. Itu disuspend. Minimal harus ada 15 supplier,” ujarnya.  

Dia juga mengingatkan Pengawas Gizi harus ada saat titik kritis. Pertama, saat dropping bahan baku harus ada Pengawas Gizi dan Pengawas Keuangan. 

“Karena, pada saat dropping bahan baku harusnya sudah diperiksa, sudah dilihat apakah bahan itu bagus atau tidak. Kalau tidak, langsung ditolak. Kalau perlu kita nggak usah masak kalau dia tidak bisa mengganti. Jangan dipaksakan!” kata Nanik.  

Kemudian, Pengawas Gizi harus ada pada saat dropping bahan baku pangan karena kunci keamanan pangan mulai dari titik itu. 

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Regional
1 hari lalu

Penipuan Modus Jual Titik Dapur MBG di Batam, Korban Rugi Rp400 Juta

Jatim
2 hari lalu

Terekam CCTV! Mobil Operasional MBG di Bondowoso Tabrak Pemotor hingga Terpental

Nasional
4 hari lalu

KPK Tegaskan 100 Persen Dukung MBG: Kami Yakin Tujuannya Mulia

Nasional
5 hari lalu

Anggaran MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun, Purbaya: Presiden Hitung yang Terbaik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal