Kiai Said menuturkan, meski kerja sama telah berjalan lama, kerja sama antara PBNU dan Polri serta organisasi masyarakat lain perlu diperkuat. Said menyebut seluruh negara membutuhkan keterlibatan masyarakat sipil dalam pemerintahan.
Menurut Kiai Said, silaturahmi tersebut juga bertujuan memperkuat solidaritas. Meskipun selama ini kerja sama PBNU dan Polri dari tingkat bawah hingga atas sangat baik.
“Tapi mari kita perkuat lagi. Silaturahmi akan membuahkan hasil positif kalau ada dukungan kerja dan upaya-upaya positif,” kata Kiai Said.
Menurutnya, saat ini masyarakat Indonesia juga membutuhkan pembangunan spiritual masing-masing. Hal itu tidak mengacu pada salah satu agama atau kepercayaan tertentu saja.
“Indonesia bisa merdeka karena spiritual oleh founding father kita baik yang Muslim dan nonmuslim mengerahkan kekuatan,” ujar Kiai Said Aqil.
Listyo disambut oleh Said dengan bercengkrama dengan sejumlah tokoh di BPNU. Langkah Listyo Sigit silaturahmi seperti ini diperlukan untuk menyamakan persepsi dan cara pandang, menyamakan pemahaman kebangsaan, agama, budaya. Hal ini tentu akan memperkuat keutuhan negara Indonesia.
"Pasti bisa jadi kekuatan NKRI,” ucap Kiai Said Aqil.