"Buka warung steak jadi luar biasa, ini Quran dan pesantren Sahabatku ini ingin menggerakan orang-orang yang nggak sholat itu jadi salat dan teman-teman di Waroeng Steak ngaji semua, hafal quran 4 surat pilihan, yang bisa hafal saya kasih kupon undian umroh jadi makin semangat lagi yang hafal Quran," kisah dia.
Kedahsyatan doa juga terbukti saat pandemi terjadi, di mana ia harus merumahkan beberapa karyawannya karena omzet turun drastis menjadi hanya 25 persen. Akhirnya ia tetap membayar gaji karyawan dan memohon doa agar bisa bertahan menghadapi situasi pandemi.
Hebatnya, semua dapat pulih dalam waktu tiga bulan. Usahanya diketahui bangkit kembali sehingga para karyawan bisa tetap bekerja bersama.
"Pandemi juga turun, saya nggak ada pilihan lain rumahkan mereka kalau pertahankan semua nggak bisa. Akhirnya saya kasih gaji tapi nggak penuh dan tugasnya hanya doain saja, saya pimpin langsung dan dalam waktu 3 bulan recovery," tutup dia.