Usaha Waroeng Steak and Shake miliknya pertama kali berjalan dengan hanya mengandalkan dua karyawan. Modalnya pun hasil dari menjual motor miliknya sehingga menurutnya sangat pas-pasan.
Ia pun memutar otak untuk bisa mempromosikan usahanya tanpa mengeluarkan biaya lebih. Akhirnya ia menyebar brosur di jam-jam sepi agar bisa mendatangkan pembeli, sang istri juga mengirim beberapa press rilis kepada media dengan harapan bisa diliput secara gratis. Hasilnya pun terbayarkan di bulan ketujuh, di mana ia mendapatkan banyak pelanggan.
"Pas bulan ketujuh ramai sudah antre tapi meja cuma 20 seat. Akhirnya kepikiran buka cabang kedua untuk mecah antrean dan jaraknya nggak sampai 1 kilometer, alhamdulillah langsung ramai," ucap Jody.
Usahanya pun semakin dikenal. Seiring berjalannya waktu, setiap 3-4 bulan ia membuka cabang baru hingga 2022 tercatat sudah ada 107 cabang dan 1.500 karyawan di bawah perusahaannya.
Di tengah kisah suksesnya, ternyata ada rahasia kedahsyatan yang ia alami yakni dari sebuah ibadah. Pria yang saat ini berusia 47 tahun ini mengaku dulunya jarang melaksanakan salat. Hingga suatu hari, ia belajar membaca Al Quran dan hatinya tertegun untuk melaksanakan salat. Ia pun merasakan kekuatan doa yang lebih dahsyat lagi.