Bareskrim Selidiki Dugaan Kebocoran Data 204 Juta Pemilih di Situs KPU

Riyan Rizki Roshali
Ilustrasi situs KPU diretas berisi 204 juta data pemilih. (Foto: Reuters)

Chairman Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha menyebut, akun anonim Jimbo tersebut membagikan 500.000 data contoh yang berhasil didapatkan pada salah satu postingannya di situs BreachForums. Situs ini biasa dipergunakan untuk menjual hasil peretasan serta beberapa beberapa tangkapan layar dari website https://cekdptonline.kpu.go.id/ untuk memverifikasi kebenaran data yang didapatkan tersebut. 

Dalam postingannya di forum tersebut, 252 juta data yang berhasil didapatkan ada yang terduplikasi. Setelah dilakukan penyaringan, terdapat 204.807.203 data unik di mana jumlah ini hampir sama dengan jumlah pemilih dalam DPT KPU yang berjumlah 204.807.222 pemilih dari 514 kabupaten/kota di Indonesia serta 128 negara perwakilan.

Dalam data yang didapatkan Jimbo tersebut memiliki beberapa data pribadi yang cukup penting, seperti NIK, nomor KK, nomor KTP (berisi nomor passpor untuk pemilih yang berada di luar negeri), nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kodefikasi kelurahan, kecamatan dan kabupaten serta kodefikasi TPS. 

"Tim Cissrec juga sudah mencoba verifikasi data sampel yang diberikan secara random melalui website cekdpt dan data yang dikeluarkan website cekdpt sama dengan sampel yang dibagikan peretas Jimbo, termasuk nomor TPS di mana pemilih terdaftar. Jimbo menawarkan data yang berhasil dia dapatkan seharga USD74.000 atau hampir setara Rp1,2 miliar," kata Pratama, Selasa (28/11/2023).

Pada tangkapan layar lainnya yang dibagikan Jimbo, tampak sebuah halaman website KPU yang kemungkinan berasal dari halaman dashboard pengguna. Dengan adanya tangkapan layar tersebut, kemungkinan besar Jimbo berhasil mendapat akses login dengan dengan role Admin KPU dari domain sidalih.kpu.go.id menggunakan metode phising, social engineering atau melalui malware. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Borong 20 Tabung Whip Pink, Asisten Pribadi YouTuber Diperiksa Bareskrim

57 tahun lalu

2 Kali Mangkir, Selebgram-YouTuber Dijemput Paksa Bareskrim terkait Kasus Whip Pink

57 tahun lalu

Abu Janda Kembali Dipolisikan usai Sebut Sumbar Intoleran dan Barbar

57 tahun lalu

Terungkap! Ini Peran 4 Tersangka Peredaran Narkoba di Kelab Malam New Zone Medan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal