Banggar DPR Tolak Usulan JK Kurangi Subsidi BBM: Kenapa untuk Orang Miskin Diotak-atik?

Felldy Aslya Utama
Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah menolak usulan Wapres JK terkait pemangkasan subsidi BBM. (Foto: iNews.id/Felldy)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Said Abdullah menolak usulan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK) yang meminta pemerintah mengurangi subsidi bahan bakar minyak (BBM) imbas krisis energi saat ini.

"Kalau subsidi BBM dikurangi kami nggak setuju," ucap Said di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Diketahui, JK menyampaikan usulan tersebut agar subsidi pemerintah tidak tergerus dengan defisit karena harus menanggung subsidi BBM masyarakat, sehingga tidak terjadi kenaikan harga.

Said menyebut, tidak hanya Indonesia, setiap negara juga pasti terbebani dengan kenaikan harga minyak dunia yang terjadi saat ini. Namun, ia menilai kenapa harus kebijakan untuk membantu rakyat yang perlu diubah.

"Kenapa kita mengotak-atik subsidi? Kenapa kita tidak bicara terhadap harga non-subsidi yang sampai sekarang belum naik? Kenapa yang untuk orang miskin yang diotak-atik? Jangan dong," ujarnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bahlil Patok Harga Tertinggi Minyak Mentah RI 95 Dolar AS per Barel di 2027

57 tahun lalu

Antrean Pertalite Mengular, Pertamina: Stok Aman dan Normal

57 tahun lalu

Pertemuan Prabowo - Jusuf Kalla di Istana: Bahas Energi Hijau & Target Ekonomi 8%

57 tahun lalu

Bahlil soal Harga Pertamax Naik: Sudah Dihitung Secara Bijak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal