Awal Ramadan Berpotensi Beda, MUI Ingatkan yang Penting Fokus Ibadah

Jonathan Simanjuntak
Ilustrasi Ramadan (foto: Pixabay)

Perbedaan ini, kata dia, harus disikapi dengan kedewasaan dan saling menghormati.

"Ada yang tanggal 18 dan ada yang tanggal 19 Februari. Saya berharap semuanya memaklumi hal ini. Yang penting kita bisa menjalankannya (ibadah) dengan baik dan khusyuk," katanya.

Cholil menekankan agar perbedaan awal Ramadan tidak memicu gesekan di tengah masyarakat. Dia mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama Muslim.

Menurutnya, esensi Ramadan bukan hanya pada penetapan tanggal, tetapi bagaimana umat Islam mampu meningkatkan ketakwaan dan mempererat persatuan.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

PBNU Setuju Larangan Sweeping Warung Makan saat Puasa: Semua Saling Menghormati

Nasional
7 jam lalu

MUI: Tak Perlu Ada Sweeping-Sweeping Rumah Makan saat Ramadan

Megapolitan
9 jam lalu

Jelang Ramadan, Taman Margasatwa Ragunan bakal Sesuaikan Jam Operasional

Megapolitan
10 jam lalu

Pramono Siap Sambut Ramadan dan Idulfitri, bakal Buat Jakarta Jauh Lebih Meriah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal