Australia Batal Akui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel, Kemlu: Indonesia Menyambut Baik

Widya Michella
Indonesia menyambut baik batalnya pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel oleh Australia. (Foto: Pixabay)

"Hari ini pemerintah Australia mengukuhkan kembali posisi sebelumnya dan yang sudah lama ada bahwa status akhir Yerusalem harus diselesaikan sebagai bagian dari perundingan damai antara warga Israel dan Palestina. Kedutaan Australia selalu dan akan tetap di Tel Aviv," kata dia.

Menurutnya keputusan yang dibuat sebelumnya merupakan keputusan politik dan tidak sejalan dengan keinginan mayoritas masyarakat internasional.

"Saya kira kita semua orang tahu jika keputusan kita saat itu tidak sejalan dengan mayoritas masyarakat internasional. Keputusan tersebut diterima dengan keprihatinan mendalam oleh masyarakat internasional," ujar dia.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman usai Diguncang 2 Gempa Dahsyat

57 tahun lalu

BNPP Terjun Langsung ke Perbatasan RI-Timor Leste, Telusuri Jalur Ilegal di Belu 

57 tahun lalu

Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun

57 tahun lalu

Bangga! Indonesia Diakui sebagai Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal