Anwar Ibrahim Sebut Malaysia Ikut Berinvestasi dalam Pembangunan IKN

Muhammad Fida Ul Haq
Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim menyaksikan penandatanganan MoU terkait investasi pembangunan IKN. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Yang Mulia Dato' Seri Anwar Ibrahim sudah tiba di Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Minggu (8/1/2023). Anwar Ibrahim menegaskan Pemerintah Malaysia akan mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Anwar Ibrahim hadir dalam penandatanganan MoU terkait investasi di IKN.

"Menyaksikan Majlis Pertukaran Memorandum Persefahaman (MoU) dan surat niat (LoI) antara syarikat Malaysia dan Indonesia sebaik tiba di Jakarta," kata Anwar Ibrahim di Twitter resminya, Minggu.

"Menerusi kerja sama ini, Malaysia secara rasmi menyatakan hasrat untuk terlibat sama dalam pembangunan ibu kota baharu Indonesia, Nusantara," ujarnya.

Anwar Ibrahim menyebut nilai investasi mencapai 1,66 miliar Ringgit. Dia berharap kerja sama itu dapat menghasilkan keuntungan antarkedua negara.

"Hasrat berkenaan disuarakan 10 syarikat Malaysia menerusi 11 LoI. Sembilan MoU turut diserahkan pada majlis petang tadi, melibatkan sejumlah RM1.66 bilion," katanya.

Sebelumnya, Juru Bicara Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Endra S Atmawidjaja, mengungkapkan investasi IKN menjadi salah satu isu penting yang akan dibahas dalam pertemuan Presiden Jokowi dan PM Malaysia.

"Salah satu isu penting yang akan dibahas yakni kerja sama ekonomi dan investasi Malaysia di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara," ujar  dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (8/1/2023).

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Otorita IKN Respons Putusan MK: Ibu Kota Resmi Pindah ke IKN Setelah Keppres Terbit

Nasional
2 hari lalu

MK Putuskan Jakarta Tetap Ibu Kota Negara, DPR: Harus Jadi Pegangan Final

Buletin
3 hari lalu

Gugatan UU IKN Ditolak, MK: Jakarta Masih Ibu Kota

Nasional
3 hari lalu

DPR Soroti Kapal PMI Ilegal Tenggelam di Malaysia, Singgung Indikasi Pelanggaran HAM

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal