Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan, perkembangan teknologi harus tetap mengedepankan nilai kemanusiaan, terutama dalam melindungi generasi muda.
"Teknologi harus memanusiakan manusia, bukan mengorbankan masa kecil anak-anak kita," ujar Meutya di Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2026).
Menkomdigi sebelumnya menegaskan, perlindungan anak merupakan fondasi penting dalam pembangunan ekonomi digital Indonesia. Menurutnya, tidak ada inovasi teknologi yang seharusnya mengorbankan keselamatan anak.
"Tidak ada inovasi dan tidak ada ekonomi digital yang menargetkan kejahatan terhadap anak. Kalau ada yang terdampak karena kita memperkuat perlindungan anak, itu adalah pilihan kebijakan yang layak kita ambil sebagai sebuah negara," katanya.
Meutya juga menanggapi kekhawatiran sebagian pelaku industri yang menilai penguatan regulasi perlindungan anak dapat menghambat pertumbuhan ekonomi digital. Menurut dia, pemerintah telah mempelajari praktik global dan menemukan bahwa kebijakan perlindungan anak justru menjadi tren di banyak negara.