Anak Dandim Gagal Ujian TKA, Wali Kota Bima Mediasi Orang Tua Siswa dan Disdik

iNews Lombok
Wali Kota Bima, Rahman H Abidi menggelar mediasi dengan orang tua siswa dan Disdik buntut kisruh dapodik hingga menyebabkan enam siswa gagal ikut ujian TKA. (Foto: iNews)

BIMA, iNews.idWali Kota Bima, Rahman H Abidi, turun tangan langsung memediasi polemik administrasi pendidikan di SDN 19 Rabangodu Utara. 

Mediasi darurat digelar menyusul mencuatnya kasus enam siswa kelas VI, termasuk putra Dandim 1608/Bima, yang gagal mengikuti Tes Kompetensi Akademik (TKA) 2026 karena tidak terdaftar di sistem Dapodik. 

Pertemuan tertutup yang berlangsung di ruang LPBJ Kantor Wali Kota Bima, Senin pagi (6/4/2026), dihadiri oleh para orang tua siswa terdampak, Dinas Dikpora, kepala sekolah lama dan baru, serta operator sekolah. 

Dandim 1608/Bima, Letkol Samuel Limbongan, mengungkapkan kekecewaannya dalam forum tersebut. Ia menyebut anaknya adalah siswa pindahan dari Kota Malang dengan dokumen kepindahan yang sah dan lengkap. 

"Anak saya pindahan dari Malang, berkasnya sudah dicabut resmi. Pertanyaannya, ini masalah di dinas atau di sekolah? Sistem sudah terkunci sejak 28 Februari, tapi kami baru dikabari 1 April. Terkesan ditutup-tutupi," kata Letkol Samuel dilansir dari iNews Lombok, Senin (6/4/2026).

Ia menilai ada indikasi ketidakberesan administrasi yang sistemik sehingga hak dasar anaknya untuk mengikuti ujian pada 20 April mendatang terabaikan akibat kecerobohan oknum tertentu.

Fakta yang lebih mengejutkan mencuat dari wali murid lainnya, AIPTU Muh. Syamsul Hardi atau yang akrab disapa Om Once. Anggota Polri ini geram lantaran anaknya yang sudah bersekolah di SDN 19 sejak kelas 1 SD justru tidak tercatat dalam sistem resmi. 

"Anak saya sekolah di situ sejak kelas 1, bahkan pernah berprestasi membawa nama sekolah. Berarti selama ini anak saya pakai data siluman? Sekarang sudah kelas VI malah tidak punya nama," cetus Om Once dengan nada tinggi. 

Buntut dari kekecewaan ini, Om Once mengaku telah melaporkan kasus dugaan kelalaian administratif tersebut ke Polres Bima Kota untuk diproses secara hukum. 

Janji Investigasi Menyeluruh

Rahman H Abidi, mengapresiasi keberanian para orang tua yang menyuarakan ketimpangan ini. Ia menegaskan pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan segera melakukan investigasi menyeluruh untuk mengungkap akar masalah.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

Anak Dandim jadi Korban Skandal Dapodik di Bima, 6 Siswa SD Gagal Ujian TKA

Jabar
4 hari lalu

Gedung SD di Parung Panjang Terbakar, Ujian Siswa Terpaksa Ditunda

Nasional
10 bulan lalu

Penampakan Surat Dandim Jakpus ke Bea Cukai Bandara Soetta untuk Amankan Barang

Nasional
10 bulan lalu

Penjelasan Kodam Jaya soal Viral Surat Dandim Jakpus ke Bea Cukai Bandara Soetta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal