Di tangannya, PT HM Samporna menjadi salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia. Pada 30 Juli 2019, kapitalisasi pasar saham perusahaan rokok ini mencapai Rp343 triliun.
Liem Seeng Tee lahir di Fujian, China pada 1983 dari keluarga miskin. Saat berusia 5 tahun, ia bersama sang ayah serta kakak perempuannya datang ke Indonesia dengan menumpang kapal dagang.
Sebelum tiba di Indonesia, sang kakak diadopsi oleh orang yang berada di Singapura. Ia bersama sang ayah pun melanjutkan perjalanan ke Indonesia hingga tiba di Surabaya. 6 bulan berada di Surabaya, ia harus kehilangan sang ayah yang meninggal dunia karena sakit. Setelah sang ayah meninggal dunia, Seeng Tee banyak diajarkan ilmu perniagaan oleh keluarga.
Guna menyambung hidup, ia berjualan di gerbong kereta api jurusan Jakarta-Surabaya. Dari sini, uangnya terkumpul sedikit demi sedikit. Tak hanya dagang, ia juga pernah bekerja sebagai buruh pelinting rokok di Lamongan.
4. Diplomat Iran Bakar Dokumen sebelum Angkat Kaki dari Albania
Para Diplomat Iran membakar dokumen penting sebelum meninggalkan Albania. Diketahui, hubungan kedua negara ini memanas usai Albania memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran serta menuduhnya melakukan serangan siber pada Juli 2022.