Airlangga Sebut Tarif Impor 19 Persen Final: Lebih Rendah dari Negara ASEAN

Anggie Ariesta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah). (Foto: Anggie Ariesta)

“Ada reorientasi sumber pembelian energi, dan sebagian akan kami konsentrasikan ke Amerika. Tetapi secara keseluruhan, tidak ada tambahan signifikan terhadap barang impor dari Indonesia,” ujarnya.

Pemerintah berharap kebijakan ini akan memperkuat hubungan dagang bilateral dan meningkatkan daya saing produk Indonesia di pasar global, khususnya di sektor tekstil dan produk agrikultur yang selama ini menghadapi tekanan tarif tinggi.

Diketahui, tarif impor RI ke AS mengalami penurunan menjadi 19 persen dari sebelumnya sebesar 32 persen setelah pembicaraan melalui telepon antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden AS Donald Trump.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kesepakatan Prabowo–Trump soal Tarif 19% Dianggap Untungkan Perekonomian Rakyat, RRC Kebakaran Jenggot!

57 tahun lalu

AS Ulangi Ancaman Tarif 100% untuk Rusia, Peringatkan yang Negara-Negara Impor Minyak

57 tahun lalu

Produk AS Masuk RI Bebas Tarif, Mendag: Bisa Dukung Industri Kita 

57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal