Agrinas: Impor 105.000 Pikap dari India Hemat Anggaran Rp46,5 Triliun

Rohman Wibowo
Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota. (Foto: Rohman Wibowo)

Dari jumlah ratusan miliar harga di e-katalog, Agrinas meneken kontrak dengan produsen India untuk sebagian unit sebesar Rp74,7 triliun. Sehingga, didapati efisiensi anggaran Rp46,5 triliun dari selisih e-katalog dan kontrak.

"Anda bisa melihat bahwa saya melakukan efisiensi Rp46,5 triliun, silakan Anda hitung dengan satuan mobil-mobil itu," katanya.

Joao mengonfirmasi anggaran pengadaan impor kendaraan untuk kepentingan operasional Kopdes Merah Putih berdasarkan anggaran yang dikucurkan bank Himbara senilai Rp200 triliun. Sejauh ini, sudah dialokasikan Rp90 triliun untuk pembangunan sarana-prasarana Kopdes Merah Putih termasuk pengadaan kendaraan yang dilakukan secara impor ini.

Adapun Agrinas menyepakati kontrak pengadaan total 105.000 unit kendaraan dari dua produsen otomotif asal India. Secara terperinci, sebanyak 35.000 unit Scorpio Pik Up dipasok oleh Mahindra & Mahindra, dan 70.000 unit lainnya berasal dari Tata Motors, terdiri atas 35.000 unit Yodha Pick-Up dan 35.000 unit Ultra T.7 Light Truck.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Makro
15 jam lalu

Ekonom Desak Rencana Impor 105 Ribu Pikap dari India Dibatalkan, Dinilai Ancam Industri Otomotif Nasional

Nasional
17 jam lalu

Bos Agrinas Klaim Sudah Tawarkan Pengadaan Pikap ke Pabrikan Lokal, Hanya Mampu Produksi Segini

Mobil
18 jam lalu

Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap

Mobil
24 jam lalu

Impor 105.000 Mobil Pikap dari India, Bagaimana dengan Bengkel dan Sparepart jika Rusak?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal