Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bos Agrinas Klaim Sudah Tawarkan Pengadaan Pikap ke Pabrikan Lokal, Hanya Mampu Produksi Segini
Advertisement . Scroll to see content

Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:34:00 WIB
Butuh 100.500 Unit, Bos Agrinas Sebut Pabrikan Dalam Negeri Hanya Sanggup 45.000 Mobil Pikap
PT Agrinas Pangan Nusantara menyebut pabrikan otomotif dalam negeri hanya sanggup produksi 45.000 unit pikap dari total kebutuhan 105.000 unit lebih. (Foto: Mitsubishi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Polemik mobil impor India makin memanas. PT Agrinas Pangan Nusantara menyebut pabrikan otomotif dalam negeri hanya sanggup memproduksi 45.000 unit mobil pikap dari total kebutuhan lebih 105.000 unit untuk operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, membantah tudingan perusahaan tidak memprioritaskan produsen lokal. Dia menegaskan seluruh proses pengadaan dilakukan secara terbuka dan transparan.

“Klarifikasi kami bahwa tidak memberikan kesempatan atau tidak memberikan ruang kepada produsen lokal itu tidak benar. Karena kami terbuka, kami juga melakukan kegiatan (proses penawaran pengadaan) ini secara transparan, dan semua produsen kami beri kesempatan yang sama,” kata Joao saat ditemui di Kantor Agrinas, Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, Agrinas telah mengundang sejumlah pabrikan besar untuk menyatakan kesanggupan produksi. Namun kapasitas yang ditawarkan belum mampu memenuhi kebutuhan dalam jumlah besar dengan tenggat waktu relatif singkat.

Dari dokumen yang dipaparkan, terdapat empat perusahaan otomotif yang menyampaikan kemampuan produksi terbatas. Total kapasitas maksimal yang dapat dipenuhi tidak lebih dari 45.000 unit, baik untuk truk, pikap 4x4, maupun kendaraan niaga lainnya.

Empat merek tersebut yakni Mitsubishi Fuso, Foton Aumark, Hino, dan Isuzu. Rinciannya, Mitsubishi Fuso disebut hanya mampu memproduksi 20.600 unit, Foton Aumark 13.500 unit, Hino 10.000 unit, dan Isuzu 900 unit.

“Mereka hanya mampu memproduksi inden unit per bulan. Artinya bahwa kebutuhan kami tidak bisa terpenuhi, dan harganya pun ditawarkan sekitar 25 persen lebih mahal dengan kompetitor yang kami akhirnya berkontrak,” ujar Joao.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut