Dia menuturkan tudingan pendanaan isu ijazah Jokowi itu merupakan hal kecil bagi JK. Sebab, JK disibukkan dengan agenda kemanusiaan baik di dalam dan luar negeri.
Namun, kata dia, JK tidak mungkin menghubungi Rismon untuk mengklarifikasi tudingan tersebut.
Jadi Pak JK itu, ini soal hal kecil, remeh-temeh, dia tidak mau mengurusi hal ini. Pak JK itu hari ini kesibukannya untukk agenda kemanusiaan, dia tidak terbatasi hanya mengurus dalam negeri, tapi pikiran dan tindakannya dibutuhkan di luar negeri, dengan bukti Pak JK diundang ke Thailand, ke Malaysia," tutur Abdul.
"Waktu perang Iran, Dubes Iran dua kali berkunjung ke kediaman JK. Ini hal yang kecil. Tapi kan gak mungkin Pak JK harus telepon Si Rismon," imbuhnya.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Rismon Sianipar, Jahmada Girsang menyatakan kliennya tidak pernah menyebut JK menjadi pendana isu ijazah Jokowi.
“Rismon tidak pernah sebut nama Pak JK (Jusuf Kalla),” kata Jahmada saat dihubungi, Senin (6/4/2026).