Padahal, peran keluarga sangat penting dalam membentuk diri dan kepribadian. Biasanya, keluarga menjadi salah satu faktor perkembangan seseorang, selain lingkungan terdekat.
Pada masa-masa awal kehidupan, keluarga atau pengasuh adalah orang yang paling dekat dan berperan dalam membimbing kita. Pola asuh yang diterapkan oleh orang tua atau pengasuh akan memberikan dampak besar terhadap perkembangan tiap individu.
Seperti yang dijelaskan dalam penelitian Pertumbuhan dan Perkembangan Anak dalam Konteks Keluarga oleh KN Williams-Washington, J Melon, dan GM Blau (2008), setiap individu adalah hasil dari pola asuh yang diterima dari keluarga. Oleh karena itu, tidak jarang seseorang mengaitkan pilihan-pilihan hidupnya, keputusan yang diambil, dan jalan yang dipilih dengan pengaruh dari keluarganya.
Mengenal lebih dalam tentang nilai-nilai hidup dan tradisi yang dianut dalam keluarga dapat membuka wawasan seseorang. Nilai-nilai tersebut kemudian dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai contoh, keluarga yang mengikuti adat Sunda akan mengajarkan nilai-nilai tersebut kepada generasi berikutnya.